Kamis, 29 April 2010
perkembangan teori ekonomi makro
Perkembangan Teori Ekonomi Mikro-Makro
a. Teori Ekonomi Mikro sebagai Teori Ekonomi Klasik
Adam Smith(1723-1790)
Mekanisme pasar yaitu mekanisme alokasi sumber daya ekonomi berlandaskan interaksi kekuatan permintaan dan penawaran.
Jean Baptiste Say(1767-1832)
Dengan hokum say(say’s law),dia menyatakan bahwa barang dan jasa yang diproduksi pasti terserap oleh permintaan sampai tercapai keseimbangan pasar.
Leon Walras(1834-1910)
Berhasil menyusun model ekonomi keseimbangan pasar simultan yang menjadi dasar analisis model keseimbangan umum.
Model Walras adalah penerjemah secara matematis terhadap keyakinan Adam Smith, Say dan ekonom-ekonom lain tentang keampuhan mekanisme pasar.
John Maynard Keynes(1883-1946)
Mekanisme pasar dikelompokkan sebagai ekonomi klasik, sedangkan teori ekonmominya dikenal sebagai Teori Ekonomi Klasik.
b. Revolusi Keynes
Lahirnya Teori Ekonomi Makro
Tahun 1929-1933 dikenal sebagai depresi besar(Great Depression)
Ilmu ekonomi tidak dikenal dikotomi mikro-makro,focus penbahasan ilmu ekonomi pada masa sebelum Depresi Besar adalah individu dalam rangka mencapai keseimbangan, Untuk analisis keseimbangan umum digunakan model Walras( Walras Economics)
Depresi Besar membuyarkan keyakinan terhadap hipotesis ekonomi Klasik. Sebab, depresi besar terjadi dalam jangka waktu yang lama(1923-1933) dan menimbulkan masalah-masalah besar, yaitu pengangguran di Amerika Serikat mencapai 25 %.
Keadaan ini diperbaiki oleh John Maynard Keynes dengan menyampaikan 2 hal pokok, yaitu:
1. Kritik ilmiah terhadap kebenaran hipotesis klasik tentang keampuhan mekanisme pasar yang dipercaya sejak zaman Adam Smith.
2. Usulan pemulihan dengan memasukkan peranan pemerintah dalam perekonomian dalam rangka menstimulir sisi permintaan.
Kedua pokok pemikiran Keynes tersebut membawa perubahan radikal, yaitu mulai diperhatikannya kondisi global atau agregat(makro) dalam analisis ilmu ekonomi, dan dimasukkannya peranan pemerintah-pemerintah dalam analisis ilmu ekonomi, serta studi-studi empiris.
Pembahasan Ilmu Ekonomi Makro
A. Masalah Inflasi
Inflasi adalah kenaikan harga yang bersifat umum dan terus menerus. Kenaikan harga baru dikatakan inflasi jika terjadi secara umum dan sifatnya terus menerus. Dari definisinya dapat dimaklumi bahwa fokus utama analisisnya ekonomi makro. Gejala inflasi menunjukkan inefesiensi perekonomian secara keseluruhan. Jika tidak cepat diatasi,inflasi akan menekan kemampuan perekonomian masyarakat.
B. Masalah Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi yang tumbuh adalah ekonomi yang titik keseimbangan antara permintaan agregat (jumlah permintaan total terhadap barang dan jasa dalam suatu perekonomian selama periode tertentu) dan penawaran agregatnya( jumlah produksi total barang dan jasa dalam suatu perekonomian selama periode tertentu) makin baik dibanding periode sebelumnya.
Peranan pemerintah sangat diharapkan, jika kemandekkan produksi atau permintaan disebabkan oleh terlalu besarnya campur tangan pemerintah, maka peranan pemerintah harus dikurangi.
C. Masalah Pengangguran
Pengangguran adalah angkatan kerja (orang yang mencari kerja) tetapi tidak mendapat pekerjaan(seperti yang diinginkan)
D. Interaksi dengan Perekonomian Dunia
Kerjasama Internasional harus terus dilakukan. Secara ekonomis, keuntungan atau kerugian sebagai damoak kerjasama internasional dapat terdeteksi melalui analis neraca pembayaran atau nilai tukar mata uang.
E. Siklus Ekonomi
Dalam kenyatan, output agregat tidak tumbuh mengikuti pola garis lurus, melainkan naik turun secara teratur. Gerakan naik turun output agregat ini disebut siklus perekonomian. Ada yang berjangka pendek(3-11 tahun),jangka panjang(30-70 tahun) bahkan sangat panjang(lebih dari 200 tahun)
Siklus ekonomi mendapat perhatian yang penting dalam teori ekonomi makro karena dampak-dampak yang ditimbulkannya, misalnya resensi ekonomi yang berkepanjangan.
Peranan Pemerintah
1. Kebijakan monoter adalah kebijakan mengarah perekonomian makro ke kondisi yang lebih baik(diinginkan) dengan cara mengubah-ubah jumlah uang beredar
2. Kebijakan fiskaladalah kebijakan mengarah perekonomian makro ke arah kondisi yang lebih baik dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah
Dalam konteks global, kajian tentang peranan pemerintah dimanifestasikan dalam analisis kebijakan ekonomi internasional
Aliran Pemikiran dalam Teori Ekonomi Makro
Aliran Klasik
1. Pandangan aliran klasik tentang pasar
Menurut aliran klasik, keseimbangan perekonomian berpondasi pada keseimbangan individu(konsumen,produsen).
Para individu mencapai keseimbangannya bila seluruh sumber dayanya habis digunakan dalam rangka mencapai target maksimal
Pasar merupakan alat alokasi sumber daya yang efisien, selama struktur pasar adalah persaingan sempurna, informasi sempurna dan simetris, tidak ada barabg publik yang memunculkan eksternalitas, input dan output yang diperdagangkan masing-masing bersifat homogen.
2. Pandangan aliran klasik tentang uang
Bagi kaum klasik, peranan uang tidak lebih sebagai alat transaksi(medium of exchange),karena itu uang tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel-variabel riil(output dan kesempatan kerja). Uang hanya mempengaruhi variabel-variabel moneter, misalnya harga barang.
Dengan kata lain, ada dikotomi(pemisahan) antara sektor riil dengan sektor moneter. Dikotomi inilah yang disebut dikotomi klasik(Classical Dichotomy)
Implikasi dari pandangan klasik tentang uamg adalah tidak diperlukannya peranan pemerintah dalam pengelolaan perekonomian, sebab fleksibilitas harga akan mendorong terjadinya alokasi sumber daya yang efisien.
Dalam perkembangannya, da 2 pandangan ekstrem tentang perlu tidaknya peranan pemerintah dalam pengelolaan perekonomian.
Pandangan yang pertama adalah sangat menolak peranana pemerintah,pandangan ini diwakili oleh aliran klasik yang terbaru,yaitu aliran siklus ekonomi riil
Pandangan yang lain adalah pandangan yang masih dapat menerima peranan pemerintah, misalnya aliran moneter
Aliran Keynisian
1. Pandangan Keynisian tentang Pasar
Meneurt Keynisian, pasar dalam kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan kaum klasik,dimana struktur pasar cendrung monopolisik,informasi tidak sempurna dan asimetris. Sementara ouyput dan input yang dipertukarkan juga heterogen. Kondisi ini menyebabkan harga cendrung kaku(rigrid) dalam arti sulit berubah dalam seketika. Kekakuan harga( price rigidities) menyebabkan pasar tidak mampu melakukan keseimbangan.Akibatnya gangguan perekonomian cendrung untuk memunculkan resesi.
2. Pandangan Keynisian tentang Uang
Keynesian mewariskan oandangan revolusioner tentang uang. Menurutnya uang bukan hanya sekedar alat transaksi, tetapi juga sebagai penyimpan nilai.fungsi penyimpanan nilai inilah yang memungkinkan uang degunakan sebagai alat memperoleh keuntugan melakukan tindakan spekulasi. Karena itu uang tidak bersifat netral, dalam artian uang tidak dapat mempengaruhi variabel2 riil. Implikasi pandangan keynisian adalah diperlukannya peranan pemerintah dalam pengelolaan perekonomian, baik melalui kebijakan fiskal maupun moneter
Memahami Model Ekonomi Makro
a. Model klasik vs Keynesian
Kritik Keynesian terhadap Klasik:
1. Kekurangyakinannya terhadap keampuhan mekanisme pasar jika tidak dicampurtangani pemerintah
2. Uang tidak hanya sekedar alat transaksi melainkan juga sebagai alat penyimpan nilai atau penyimpan kekayaan. Fungsi ininlah yang memungkinkan uang dapat digunakan sebagai alat untuk mencari keuntungan (spekulasi)
b. Model Tiga Pasar
Model-model ekonomi makro,baik klasik maupun Keynesian, dibangun berdasarkan asumsi bahwa perekonomian terdiri atas tiga pasar
1. Pasar tenaga kerja
2. Pasar barang / jasa
3. Pasar uang(pasar finansial)
Keseimbangan makro tercapai ketika pasar, baik secara individu maupun bersamaan, telah mencapai keseimbangan.
c. Model Keseimbangan dan Ketidakseimbangan
Model keseimbangan(equilibrium model) dalah model yang analisisnya berlandaskan asumsi perekonomian akan senantiasa mencapai keseimbangan.
Model ketidakseimbangan adalah model yang analisisnya berdasarkan asumsi bahwa perekonomian tidak selalu berada dalam keseimbangan.
d. Model Statis, Statis Komparatif, Dinamis
Model statis adalah model ekonomi makro yang mengabaikan dimensi waktu. Analisis ekonomi dilakukan pada waktu keadaan tertentu.
Model statis komparatif adalah model ekonomi yang membandingkan kondisi keseimbangan dari satu kondisi ke kondisi yang lain.
Model dinamis adalah model ekonomi yang analisisnya mempertimbangkan perubahan dari waktu ke waktu.
e. Model Ekonomi Tertutup dan Terbuka
Model ekonomi tertutup adalah model ekonomi yang mengasumsikan bahwa perekonomian tidak melakukan transaksi dengan perekonomian lain.
Model ekonomi terbuka mengasumsikan bahwa perekonomian melakukan transaksi dengan perekonomian lain.
Studi Makro
Yang harus diperhatikan dalam studi makro adalah model-model yang canggih (misalnya model dinamis,terbuka dan menggunakan ekonometrika)
Yang lebih perlu diperhatikan adalah model apa yang dapat dikembangkan agar dapat membantu kita mamahami dunia nyata. Sebab, model ekonomi disusun untuk memahami dunia nyata, bukan untuk menggantikannya.
1. Mengapa inflasi dapat menyebabkan kegagalan dalam suatu negara atau perusahaan ?
2. Mengapa inflasi pada negara-negara maju malah menguntungkan ?
Intermezo:mencegah inflasi dengan cara menaikkan suku bunga dan menjual surat-surat berharga
Sabtu, 17 April 2010
कुलिः 3
Perekonomian Terbuka:Export-Import / Kurs
Dalam menganalisis suatu perekonomian, dikenal dua model perekonomian, yaitu perekonomian tertutup dan perekonomian terbuka.
Perekonomian tertutup adalah model perekonomian yang pada pelakunya, khususnya Produsen dan Konsumen, secara sederhana akan melakukan kegiatan dalam penjualan dan pembelian di pasar yang saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingannya masing-masing. Dalam transaksi pasar tersebut, mereka akan terikat dengan kontrak dagang atau kesepakatan jual beli, dan kemudian ditetapkanlah harga jual atau harga beli dari kegiatan tersebut. Hal ini dikatakan ekonomi pasar tertutup, karena di dalamnya belum termasuk peran luar negeri dalam sistem ekonomi tersebut.
Pada sistem ekonomi yang terbuka, terdapat kemungkinan dari produsen untuk melakukan kegiatan ekspor barang dan produk dagangan dengan tujuan pasar-pasar di negara lain atau sebaliknya melakukan kegiatan impor atas bahan mentah dan bahan penolong serta barang jadi dari luar negara. Dalam model terbuka ini jasa perbankan dan lembaga keuangan dapat juga berasal dari luar negeri dan kita dihadapkan pada sistem perekonomian yang menyatu( the borderless economy) yang disebut dengan the global economy.
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Mengapa kerjasama dengan ekonomi internasional itu penting ?
Sebab kerjasama ekonomi internasional dapat memberi manfaat langsung terhadap perdagangan internasional. Sebab negara-negara yang melakukannya akan segera mengalami peningkatan penggunaan barang/ jasa maupun faktor-faktor produksi, contohnya dengan mengimpor mobil dari Korea Selatan, masyarakat Indonesia dapat menikmati mobil dengan jumlah yang lebih banyak & mungkin juga dengan harga yang lebih murah.
Selain itu, juga memberi manfaat jangka panjang yaitu dalam penanaman modal langsung.
Pengusaha AS, menanamkan modalnya di bidang industri di Indonesia, membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat berproduksi.
Apakah definisi dari teori perdagangan internasional ?
Teori-teori yang mencoba memahami mengapa sebuah negara(perekonomian) mau melakukan kerjasama perdagangan dengan negara-negara lain.
Teori apa sajakah itu ?
1. Merkantilisme:ajaran atau paradigma yangberkeyakinan bahwa perekonomian suatu negara makin makmur bila mampu memaksimalkan surplus perdagangan (memaksimalkan ekspor dan meminimalkan impor)
2. Keunggulan absolut: dalam hal ini, surplus perdagangan yang dipaksakan lewat mekanisme proteksi dan pemberian monopoli akan mengorbankan efisiensi & produktivitas. Karena dapat mengakibatkan pengusaha enggan melakukan efisiensi & inovasi.
3. Keunggulan Komparatif: teori ini menganggap bahwa negara-negara dapat melakukan perdagangan bila masing- masing dari negara tersebut memiliki keunggulan komparatif.
4. Keunggulan Kompetitif: keunggulan kompetitif suatu bangsa lebih memperhatikan keunggulan karena faktor produksi, faktor permintaan, jaringan kerja industri, strategi perusahaan, dan bentukan persaingan pasar
Bagaimana cara menghitung neraca pembayaran pada transaksi ekonomi internasional ?
Yaitu dengan menggunakan struktur dasar neraca pembayaran atau BOP, yang terdiri atas neraca lancar, neraca modal, neraca penyeimbang, dan selisih perhitungan.
Lalu apakah definisi dari neraca pembayaran itu ?
Neraca pembayaran internasional (international balance of payment) suatu negara merupakan laporan keuangan negara yang bersangkutan atas semua transaksi ekonomi dengan negara lain yang disusun dengan sistematis, neraca ini menghitung dan mencatat semua arus barang, jasa dan modal antara suatu negara dengan negara lain.
Apakah itu valuta asing & bagaimana cara menentukan nilai tukar mata uang ?
Valuta asing(foreign exchang) adalah mata uang negara lain dari suatu perekonomian.
Mekanisme penentuan nilai tukar adalah dengan mekanisme pasar berdasarkan interaksi kekuatan permintaan dan penawaran terhadap valuta asing. Bisa juga melalui non mekanisme pasar, yaitu menentukan kurs tetap oleh pemerintah. Namun kelemahannya adalah, seringkali kurs yang ditetapkan pemerintah berbeda dengan harga pasar.
Apa alasan dilakukannya perdagangan internasional ?
Perdagangan internasional dapat terjadi karena beberapa alasan yaitu :
• Keanekaragaman kondisi produksi. Perdagangan diperlukan karena adanya keanekaragaman kondisi produksi di setiap negara. Misalnya, negara A karena beriklim tropis dapat berspesialisasi memproduksi pisang, kopi untuk dipertukarkan dengan barang dan jasa dari negara lain.
• Timbulnya increasing return to scale(penurunan biaya pada skala produksi yang besar). Banyak proses produksi menikmati skala ekonomis, artinya proses produksi tersebut cendrung memiliki biaya produksi rata-rata yang lebih rendah ketika volume produksi ditingkatkan. Cara apa yang lebih baik untuk meningkatkan produksi selain menjualnya ke pasar global ?
• Perbedaan selera. Sekalipun kondisi produksi di semua daerah serupa, setiap negara mungkin akan melakukan perdagangan jika selera mereka berbeda. Contohnya, negara A dan B menghasilkan daging sapi dan daging ayam dalam jumlah yang hampir sama, tetapi karena masyarakat negara A tidak menyukai daging sapi, sedang negara B tidak menyukai daging ayam, dengan demikian ekspor yang saling menguntungkan dapat terjadi di antara kedua negara tersebut, yaitu bila negara A mengimpor daging ayam dan mengekspor daging sapi, sebaliknya negara B mengimpor daging sapi dan mengekspor daging ayam.
• Prinsip keunggulan komparatif(comporative advantage). Prinsip ini mengatakan bahwa setiap negara akan berspesialisasi dalam produksi dan mengekspor barang dan jasa yang biayanya relatif lebih rendah(artinya lebih efisien dibanding negara lain), sebaliknya setiap negara akan mengimpor barang dan jasa yang biaya produksinya relatif lebih tinggi( artinya kurang efisien dibanding negara lain). Dengan adanya perekonomian terbuka dan setiap negara berkondentrasi pada bidang yang memiliki keunggulan komparatif, maka kehidupan semua orang akan menjadi lebih baik.
कुलिः 2
Sumber visual informasi pekerjaan:
1. Bahan tertulis:buku,laporan,panduan,kurikulum,acuan
2. Bahan kuantitatif
3. Bahan fiktorial(gambar) : denah dan lokasi [dipakai dlm manajemen marketing]
4. Pola/alar -> dasar untuk menerapkan aturan dalam satu organisasi
5. Penggambaran visual(tanda,simbol) -> untuk menentukan SDM
6. Alat ukur (waktu)
7. alat mekanis (skill)
8. Bahan yang digunakan (terangkum dari no.1 sampai 11)
9. Bahan yang tdk diproses/bhn jadi(experinced man)
10. Tampilan alam (demografi) -> tempat atau lokasi bekerja
11. Lingkungan buatan manusia ->lingkungan yang dapat meliputi semua urusan manajemen, berkaiatn dengan wanita
Unsur Manajemen:
1) Man
2) Money
3) Metode
4) Marchinal
5) Matherial
6) Market
Manajemen -> Mengatur:
a. Yang diatur
b. Tujuan yang diatur (menghasilkan berdayaguna utk mencapai tujuan)
c. Harus diatur (supaya terlaksana scr optimal,terorganisisr & terintegrasi)
d. Yang mengatur (pimpinan & diri sendiri)
e. Pengaturannya (bertahap)
Ilmu manajemen : ilmu yang digunakan atau dimanfaatkan melalui suatu proses dengan tujuan mencapai pemanfaatan atau pendayagunaan manusia
Dasar Manajemen:
1. Ada kerjasama
2. Ada tujuan
3. Ada pembagian kerja
4. Ada hubungan formal
5. Ada pekerja dan yang dipekerjakan
PENGERTIAN DAN SUMBER DAYA MANUSIA SERTA FUNGSI SDM
SDM sangat sangat berfungsi/berperan dalam suatu kesuksesan dalam satu organisasi.
Unsur SDM dalam organisasi dapat memberikan keunggulan bersaing,sebab mereka :
1. Membuat sasaran
2. Membuat strategi
3. Membuat inovasi(perubahan yang cepat) >< stagnan (perubahan yang lambat dan akan berhenti dengan sendirinya)
SDM dikatakan unsur vital, karena:
1. SDM mempengaruhi efisiensi dan efektifitas organisasi, merancang dan memproduksi barang dan jasa, mengawasi kualitas, memasarkan produk dari industri, mengalokasikan sumber daya finansial, menentukan seluruh tujuan dan strategi organisasi.
2. SDM merupakan pengeluaran utama organisasi dalam menjalankan bisnis
3. SDM berhubungan dengan sistenm rancangan formal dalam organisasi untuk menentukan efektifitas dan efisiensi untuk mewujudkan sasaran dalam organisasi
Sumber Daya Manusia harus didefinisikan sebagai ”bukan apa yang dilakukan tapi apa yang dihasilkan”
Manajemen SDM merupakan konsep luas tentang :
1. Filosofi (pendapat yang berupa nasihat)
2. Kebijakan (aturan pekerja,seperti promosi->pergeseran pekerjaan ke arah yang lebih baik dan demosi)
3. Prosedur
4. Praktek
Penggunaan konsep dan sistem SDM adalah :
”kontrol secara sistematis dari proses jaringan fundamental organisasi yang mempengaruhi dan melibatkan semua individu dalam organisasi tersebut”
Prosesnya :
1. Perencanaan ->penempatan kerja
2. Desain pekerjaan ->denah,lokasi,jenis pekerjaan,jenis pekerja,aturan,penataan pekerja,(jenis kelamin,konsep pekerja,tingkay pendidikan,aktualitas)
3. Susunan kepegawaian
4. Pelatihan dan pengembangan(promosi,pengembang karakter,pengetahuan dan mutu pendidikan)
5. Representasi dan perlindungan
6. Tenaga kerja dan pengembangan organisasi
Untk mengatur proses tersebut harus direncanakan ->dikembangkan -> di implementasikan
Manajemen SDM : merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi(tunjangan,perumahan,uang,tambahan penghasilan,lembur), pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan demi tercapai beberapa tujuan individu, masyarakay dan organisasi
Karakteristik manusia : sebagai mahkluk individu,sosial dan insan politik
Manajemen Personalia :merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan SDM agar mampu tercapai tujuan organisasi dalam lingkup masyarakat.
Lebih menekankan kepada:
1. Personalia
2. Administrasi
3. Manajemen personalia
4. Departemen SDM
5. Fungsi personalia (masing2 punya fungsi sendiri)
6. Hubungan industrial(industri sbg penghasil & pemasar)
Kesamaan manajemen SDM dan manajemen Personalia:
Dapat digunakan secara bergantian
Perbedaan manajemen SDM dan manajemen Personalia :
Penekanannya -> Personalia difokouskan fungsi2 manajemen,SDM untuk ruang lingkup yang jelas
PERAN ADMINISTRASI MANAJEMEN
Difokuskan pada pemprosesan dan penyimpanan data yang meliputi:
1. Database dan arsip pegawai (pegawai,karyawan,keuntungan dan kerugian produksi,pemasaran ke konsumen)
2. Proses klaim keuntungan (persentase laba,prediksi manajemen ke depan)
3. Kebijakan organisasi tentang pemeliharaan dan kesejahteraan pegawai(gaji tetap/insentif,hasil tambahan berupa barang dan jasa dan tempat tinggal),pengumpulan dokumen(data diri seperti identitas,tingkat pendidikan,jurusan,usia,status) dan sebagainya
Rabu, 31 Maret 2010
पेर्दागंगन internasional
Perekonomian Terbuka:Export-Import / Kurs
Dalam menganalisis suatu perekonomian, dikenal dua model perekonomian, yaitu perekonomian tertutup dan perekonomian terbuka.
Perekonomian tertutup adalah model perekonomian yang pada pelakunya, khususnya Produsen dan Konsumen, secara sederhana akan melakukan kegiatan dalam penjualan dan pembelian di pasar yang saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingannya masing-masing. Dalam transaksi pasar tersebut, mereka akan terikat dengan kontrak dagang atau kesepakatan jual beli, dan kemudian ditetapkanlah harga jual atau harga beli dari kegiatan tersebut. Hal ini dikatakan ekonomi pasar tertutup, karena di dalamnya belum termasuk peran luar negeri dalam sistem ekonomi tersebut.
Pada sistem ekonomi yang terbuka, terdapat kemungkinan dari produsen untuk melakukan kegiatan ekspor barang dan produk dagangan dengan tujuan pasar-pasar di negara lain atau sebaliknya melakukan kegiatan impor atas bahan mentah dan bahan penolong serta barang jadi dari luar negara. Dalam model terbuka ini jasa perbankan dan lembaga keuangan dapat juga berasal dari luar negeri dan kita dihadapkan pada sistem perekonomian yang menyatu( the borderless economy) yang disebut dengan the global economy.
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Mengapa kerjasama dengan ekonomi internasional itu penting ?
Sebab kerjasama ekonomi internasional dapat memberi manfaat langsung terhadap perdagangan internasional. Sebab negara-negara yang melakukannya akan segera mengalami peningkatan penggunaan barang/ jasa maupun faktor-faktor produksi, contohnya dengan mengimpor mobil dari Korea Selatan, masyarakat Indonesia dapat menikmati mobil dengan jumlah yang lebih banyak & mungkin juga dengan harga yang lebih murah.
Selain itu, juga memberi manfaat jangka panjang yaitu dalam penanaman modal langsung.
Pengusaha AS, menanamkan modalnya di bidang industri di Indonesia, membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat berproduksi.
Apakah definisi dari teori perdagangan internasional ?
Teori-teori yang mencoba memahami mengapa sebuah negara(perekonomian) mau melakukan kerjasama perdagangan dengan negara-negara lain.
Teori apa sajakah itu ?
1. Merkantilisme:ajaran atau paradigma yangberkeyakinan bahwa perekonomian suatu negara makin makmur bila mampu memaksimalkan surplus perdagangan (memaksimalkan ekspor dan meminimalkan impor)
2. Keunggulan absolut: dalam hal ini, surplus perdagangan yang dipaksakan lewat mekanisme proteksi dan pemberian monopoli akan mengorbankan efisiensi & produktivitas. Karena dapat mengakibatkan pengusaha enggan melakukan efisiensi & inovasi.
3. Keunggulan Komparatif: teori ini menganggap bahwa negara-negara dapat melakukan perdagangan bila masing- masing dari negara tersebut memiliki keunggulan komparatif.
4. Keunggulan Kompetitif: keunggulan kompetitif suatu bangsa lebih memperhatikan keunggulan karena faktor produksi, faktor permintaan, jaringan kerja industri, strategi perusahaan, dan bentukan persaingan pasar
Bagaimana cara menghitung neraca pembayaran pada transaksi ekonomi internasional ?
Yaitu dengan menggunakan struktur dasar neraca pembayaran atau BOP, yang terdiri atas neraca lancar, neraca modal, neraca penyeimbang, dan selisih perhitungan.
Lalu apakah definisi dari neraca pembayaran itu ?
Neraca pembayaran internasional (international balance of payment) suatu negara merupakan laporan keuangan negara yang bersangkutan atas semua transaksi ekonomi dengan negara lain yang disusun dengan sistematis, neraca ini menghitung dan mencatat semua arus barang, jasa dan modal antara suatu negara dengan negara lain.
Apakah itu valuta asing & bagaimana cara menentukan nilai tukar mata uang ?
Valuta asing(foreign exchang) adalah mata uang negara lain dari suatu perekonomian.
Mekanisme penentuan nilai tukar adalah dengan mekanisme pasar berdasarkan interaksi kekuatan permintaan dan penawaran terhadap valuta asing. Bisa juga melalui non mekanisme pasar, yaitu menentukan kurs tetap oleh pemerintah. Namun kelemahannya adalah, seringkali kurs yang ditetapkan pemerintah berbeda dengan harga pasar.
Apa alasan dilakukannya perdagangan internasional ?
Perdagangan internasional dapat terjadi karena beberapa alasan yaitu :
• Keanekaragaman kondisi produksi. Perdagangan diperlukan karena adanya keanekaragaman kondisi produksi di setiap negara. Misalnya, negara A karena beriklim tropis dapat berspesialisasi memproduksi pisang, kopi untuk dipertukarkan dengan barang dan jasa dari negara lain.
• Timbulnya increasing return to scale(penurunan biaya pada skala produksi yang besar). Banyak proses produksi menikmati skala ekonomis, artinya proses produksi tersebut cendrung memiliki biaya produksi rata-rata yang lebih rendah ketika volume produksi ditingkatkan. Cara apa yang lebih baik untuk meningkatkan produksi selain menjualnya ke pasar global ?
• Perbedaan selera. Sekalipun kondisi produksi di semua daerah serupa, setiap negara mungkin akan melakukan perdagangan jika selera mereka berbeda. Contohnya, negara A dan B menghasilkan daging sapi dan daging ayam dalam jumlah yang hampir sama, tetapi karena masyarakat negara A tidak menyukai daging sapi, sedang negara B tidak menyukai daging ayam, dengan demikian ekspor yang saling menguntungkan dapat terjadi di antara kedua negara tersebut, yaitu bila negara A mengimpor daging ayam dan mengekspor daging sapi, sebaliknya negara B mengimpor daging sapi dan mengekspor daging ayam.
• Prinsip keunggulan komparatif(comporative advantage). Prinsip ini mengatakan bahwa setiap negara akan berspesialisasi dalam produksi dan mengekspor barang dan jasa yang biayanya relatif lebih rendah(artinya lebih efisien dibanding negara lain), sebaliknya setiap negara akan mengimpor barang dan jasa yang biaya produksinya relatif lebih tinggi( artinya kurang efisien dibanding negara lain). Dengan adanya perekonomian terbuka dan setiap negara berkondentrasi pada bidang yang memiliki keunggulan komparatif, maka kehidupan semua orang akan menjadi lebih baik.
Jumat, 26 Maret 2010
[pertemuan pertama]kombis
DASAR-DASAR KOMUNIKASI BISNIS
1.Mampu menjelaskan pengertian komunikasi.
2.Mampu menjelaskan proses komunikasi.
3.Mampu membedakan komunikasi nonverbal dan verbal.
4.Memahami pentingnya komunikasi yang efektif.
5.Mampu mengidentifikasi hambatan komunikasi.
6.Mampu menjelaskan cara memperbaiki komunikasi.
Ruang lingkup
Batasan pembahasan pada peristiwa komunikasi antarmanusia secara individu, kelompok, organisasi, ataupun dalam masyarakat sebagai mahluk sosial.
Pengertian Komunikasi
Istilah “Communis, Communico (Latin)”, yang artinya “membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih.
“Komunikasi” (Everett M. Rogers, 2004) merupakan suatu proses di mana dua orang atau lebih melakukan pertukaran informasi terhadap satu sama lain, yang pada gilirannya akan tiba kepada saling pengertian.
Proses Komunikasi
Unsur-unsur Utama Komunikasi (David K. Berlo, 2004) yakni Sumber (Source), Pesan/Informasi (Message), Saluran/Media (Channel), Penerima (Receiver).
Unsur-unsur Pelengkap Komunikasi yakni Tanggapan Balik (Feedback), Efek, dan Lingkungan
Penjelasan Unsur Utama Komunikasi:
Sumber: sebagai pengirim informasi/pesan/gagasan, sering juga disebut komunikator, source, sender, atau encoder.
Pesan: sesuatu berupa pengetahuan, hiburan, informasi, nasehat, atau propaganda yang disampaikan pengirim kepada penerima, sering juga disebut message, content atau information.
Saluran komunikasi terdiri atas komunikasi (lisan, tertulis dan elektronik). Media (alat atau sarana yang digunakan memindahkan pesan)-Media Cetak dan Media Elektronik.
Penerima: pihak yang menjadi sasaran pesan, sering disebut khalayak, sasaran, komunikan, audiens atau receiver.
Penjelasan Unsur Penglengkap Komunikasi:
Umpan Balik: respon atau reaksi yang diberikan oleh penerima, dapat berupa data, pendapat, komentator atau saran.
Efek: pengaruh atau adanya perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan, dapat dalam bentuk pengetahuan, sikap dan perilaku.
Lingkungan: situasi atau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi jalannya komunikasi, dalam bentuk lingk. fisik/jarak, sosial budaya, psikologi dan dimensi waktu (pagi, siang, malam, atau dikaitkan dengan musim).
Bentuk Dasar, Tipe dan Fungsi Komunikasi
Bentuk dasar komunikasi: komunikasi nonverbal (kumpulan isyarat, gerak tubuh, intonasi suara, sikap) dan komunikasi verbal (disampaikan secara lisan atau tertulis menggunakan suatu bahasa).
Tipe dan Fungsi Komunikasi: prinsipnya ada 3 tipe (komunikasi dengan diri sendiri, antarpribadi dan khalayak) namun ada 5 tipe atau tingkatanyang digunakan (diri sendiri, antarpribadi, kelompok kecil, massa, dan publik); ada 8 fungsi komunikasi (informasi, sosialisasi, motivasi, bahan diskusi, pendidikan, budaya, hiburan, integrasi)
KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
“Komunikasi akan Efektif apabila terjadi pemahaman yang sama dan merangsang pihak lain untuk berpikir atau melakukan sesuatu”. Juga akan membantu mengantisipasi masalah, membuat keputusan yang tepat, dapat mengkoordinasikan aliran kerja, mengawasi orang lain, dan mengembangkan berbagai hubungan.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi KE: Kredibilitas (bagian dari kepercayaan, ini dapat muncul melalui keahlian dan status sosial) dan daya tarik komunikator (karena dikagumi dan disenangi misal: artis), Kemampuan pesan untuk membangkitkan tanggapan (karena menarik perhatian –dirancang dengan formatyang baik-pilihan kata yang tepat-waktu dan media yang tepat),Kemampuan komunikan untuk menerima dan memahami pesan (mampu memahami pesan, sadar akan kebutuhan dan kepentingan, mampu mengambil suatu keputusan sesuai kebutuhan dan kepentingan, secara fisik dan mental mampu menerima pesan).
Hambatan Komunikasi dan Cara Mengatasinya (Bovee dan Thill, 2003)
Hambatan Komunikasi: Antarpersonal (beda persepsi dan bahasa, pendengaran yang buruk, gangguan emosional, beda budaya, gangguan fisik) & Dalam Organisasi (kelebihan beban informasi dan pesan yang bersaing, penyaringan pesan yang tidak tepat, iklim komunikasi tertutup atau tidak memadai). Menurut Cangara 2004, ada 7 gangguan/rintangan komunikasi: gangguan teknis, gangguan semantik-kesalahan penggunaan bahasa, gangguan psikologis,
Cara Mengatasinya: Memelihara iklim komunikasi terbuka, bertekad memegang teguh etika berkomunikasi, memahami kesulitan komunikasi antarbudaya, menggunakan pendekatan berkomunikasiyang berpusat pada penerima, menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab untuk memperoleh dan membagi informasi, menciptakan dan memproses pesan secara efektif dan efisien (memahami penerima pesan, menyesuaikan pesan dengan penerima, mengembangkan dan menghubungkan gagasan, mengurangi jumlah pesan, memilih saluran ataumedia yang tepat, meningkatkan keterampilan berkomunikasi).
Kamis, 25 Maret 2010
kewirausahaan
Kemakmuran suatu negara bisa dinilai dari kemampuan negara tersebut untuk menghasilkan barang dan jasa yang berguna dan mendistribusikannya keseluruh penduduk.Beberapa telah membangun perekonomian yang makmur,sementara negara lain yang mempunyai kondisi sumber alam yang menguntungkan tetapi tidak bisa mencapai keberhasilan yang sama.Para ahli sepakat tentang adanya kelompok individu yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, yang dinamakan WIRASWASTAWAN
Kewiraswastaan(interprenurship), berasal dari bahasa Prancis yang diterjemahkan sebagai"perantara"
Di dalam kewiraswastaan, ada 3 jenis prilaku ,yaitu:
1)Memulai inisiatif
2)Mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial/ekonomi untuk mengubah sumber daya dan situasi dengan cara praktis
3)Memikirkan resiko atau kegagalan
Menurut ahli ekonomi , wiraswastawan adalah orang yang mengubah sumber daya, tenaga kerja, bahan baku dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar dari sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan,inovasi,dan cara-cara baru.Para wiraswastawan adalah orang yang cepat melihat adanya kesempatan untuk mencapai suatu hasil kerja.Gagasan terhadap produk dan jasa baru sering bermula dari para wiraswastawan.Inovasi yang dilakukan wiraswastawan banyak memberi sumbangan-sumbangan yang secara kolektif sangat penting bagi ekonomi.
Di dunia modern, wiraswatawan adalah orang memulai dan mengerjakan usahanya sendirian ,mengorganisasi dan membangun perusahaan sejak revolusi industri.
A.Kewiraswastaan dalam Perspektif Sejarah
Mereka menerapkan penemuan ilmu untuk tujuan produksi dan berusaha mendapatkan peningkatan output industri yang sangat besar melalui penggunaan teknologi baru.
Para wiraswastawan bukan berasal dari golongan bangsawan.Wiraswastawan ini mempunyai karakeristik kesabaran dan beberapa mempunyai uang dan muncul dari kalangan menengah dan kebawah, didorong oleh keinginan untuk mewujudkan impian dan gagasan inovatif menjadi kenyataan.Tujuan para wiraswastawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi mereka, mereka percaya pada nilai kerja yang dilakukannya, tidak memikirkan keuntungan dan kekayaan, keberhasilan memberi arti dan kebanggaan pada usaha yang mereka lakukan
Inovasi adalah kunci penting
Wiraswastawan revolusi industri Inggrismenunjukkan kemajuan penting dalam membangun kepribadian.Semangat inovasi.Mereka menerapkan penemuan ilmu untuk tujuan produksi, sedangkan pengembangan penemuan untuk tujuan komersil.Mereka menerapkan bahwa inovasi harus merupakan karakteristik utama dari usaha-usaha kewiraswastaan.Kreatifitas adalah hakikat dari tindakan-tindakan kewiraswastaan.Joseph A. Schumpeter menyatakan bahwa tidak ada orang yang menjadi wiraswatawan sepanjang waktu, seseorang dianggap sebagai wiraswatawan hanya ketika melakukan inovasi.Keuntungan wiraswastawan umumnya berasal dari inovasi ,bersifat sementara dan akan berkurang dengan adanya persaingan.Ini berarti tidak ada perusahaan yang bisa bergantung pada produk yang dihasilkannya.inovasi harus merupakan produk yang berkesinambungan jika perusahaan menginginkan umur panjang.
B.Karakteristik Wiraswatawan
Wiraswatawan mempunyai karakteristik umum dan berasal dari kelas yang sama.Para pioner revolusi industri Inggris berasal dari kelas menengah dan menengah ke bawah.Dalam sejarah Amerika pada akhir abad ke 19 Heill Broner mengemukakan bahwa rata-rata wiraswasrawan adalah anak dari orang tua yang mempunyai kondisi keuangan yang memadai,tidak miskin dan tidak kaya.
Wiraswastawan umumnya mempunyai sifat yang sama:
1)Mereka adalah orang yang mempunyai tenaga
2)Berkeinginan untuk terlibat dalam petualangan inovasi
3)Kemauan untuk menerima tanggung jawab pribadi dalam mewujudkan suatu pristiwa dengan cara yang mereka pilih
4)Keingina untuk berprestasi sangat tinggi
Menurut Mc Lelland,karakteristik wiraswastawan adalah sebagai berikut:
1.Keinginan untuk berprestasi
Penggerak psikologis utama yang memotivasi wiraswastawan adalah kebutuhan untuk berprestasi, yang biasanya diidentifikasikan sebagai n Ach. Kebutuhan ini didefinisikan sebagai keinginan atau dorongan dalam diri orang yang memotivasi prilaku kearah pencapaian tujuan, yang merupakan tantangan bagi kompetensi individu.
2.Keinginan untuk bertanggung jawab
Wiraswastawan menginginkan tanggungjawab pribadibagi pencapaian tujuan. Mereka memilih menggunakan sumber daya sendiri dengan cara bekerja sendiri untuk mencapai tujuan dan bertanggung jawab sendiri terhadap hasil yang dicapai.Akan tetapi mereka melakukan secara berkelompok sepanjang mereka bisa secara pribadi mempengaruhi hasil-hasil.
3.Preferensi kepada resiko-resiko menengah
Wiraswastawan bukanlah penjudi, mereka memilih menetapkan tujuan-tujuan yang membutuhkan tingkat kinerja yang tinggi, suatu tingkatan yang mereka percaya akan menuntut usaha keras,tapi yang dipercaya juga bisa mereka penuhi.
4.Persepsi pada kemungkinan berhasil
Keyakinan pada kemampuan untuk mencapai keberhasilan adalah kualitas kepribadian wiraswastawan yang penting. Mereka mempelajari fakta-fakta yang dikumpulkan dan menilainya. Ketika semua fakta tidak sepenuhnya tersedia,mereka berpaling pada sikap percaya diri mereka yang tinggi dan melanjutkan tugas-tugas tersebut.
5.Rangsangan oleh umpan balik
Wiraswastawan ingin mengetahui bagaimana hal yang mereka kerjakan, apakah umpan baliknya baik atau buruk. Mereka dirangsang untuk mencapai hasil kerja yang lebih tinggi dengan mempelajari seberapa efektifnya usaha mereka.
6.Aktifitas enerjik
Wiraswastawan menunjukkan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan orang rata-rata. Mereka bersifat aktif dan mempunyai proporsi waktu yang lebih besar dalam mengerjakan tugas dengan cara yang baru. Mereka sangat menyadari perjalanan waktu. Kesadaran ini merangsang mereka untuk terlibat secara langsung dan mandalam pada kerja yang mereka lakukan.
7.Orientasi ke masa depan
Wiraswastawan melakukan perencanaan dan berpikir ke depan, mereka mencari dan mengantipasi kemungkinan yang terjadi jauh di masa depan.
8.Keterampilan dalam pengorganisasian
Wiraswastawan menunjukkan keterampilan dalam mengorganisasi kerja dan orang-orang dalam mencapai tujuan. Mereka sangat objektif dalam memilih individu-individu untuk tugas tertentu. Mereka akan memilih yang ahli agar pekerjaan bisa dilakukan dengan efisien.
9.Sikap terhadap uang
Keuntungan financial nomor dua dibandingkan arti penting dari prestasi kerja mereka. Mereka hanya memandang uang sebagai lambang kongkret dari tercapainya tujuan dan sebagai pembuktian terhadap kompetensi mereka.
C.Penentuan Potensi Kewiraswastaan
Peluang usaha baru akan mendatangkan berbagai jenis resiko. Bila wiraswatawan ingin memulai bisnis baru,bisa menilai tingkat n Ach mereka. Mereka akan mempunyai rasa percaya diri terhadap kemampuan mereka untuk berhasil atau dapat menyimpulkan bahwa mereka bekerja untuk orang lain. Karakteristik wiraswastawan sukses dengan n Ach tinggi akan memberikan pedoman bagi analisa diri sendiri
1.Kemampuan inovatif
Inovasi memerlukan pencarian kesempatan baru. Perbaikan barang dan jasa yang ada, menciptakan barang dan jasa baru, mengkombinasikan macam-macam produksi yang ada dengan cara baru dan baik.
2.Toleransi terhadap kemenduaan(amlifuitif)
Merupakan kemampuan untuk berhubungan dengan hal yang tidak terstruktur dan tidak bisa diproduksi. Karakteristik ini berkaitan erat dengan proses inovatif. Inovasi berasak dari kreatifitas yang ada, yang memerlukan perbaikan kondisi yang ada, bergantung pada kemampuan seseorang dan secara total terserap dalam proses. Orang-orang yang kreatif mempunyai kemampuan untuk membangun struktur dari situasi yang tidak berbentuk.
3.Keinginan untuk berprestasi
Keinginan berprestasi(n Ach) adalah tanda-tanda penting dari dorongan kewiraswastaan. Hal ini menandai para pemiliknya sebagai orang yang tidak mengenal kata menyerah dalam mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan sendiri.
4.Kemampuan perencanaan realistis
Menetapkan tujuan menantang dan bisa diterapkan adalah tanda dari perencanaan realistis tujuan , ditetapkan sesuai dengan n Ach dari wiraswastawan.
5.Kepemimpinan terorientasi pada tujuan
Wiraswastawan membutuhkan aktivitas yang mempunyai tujuan.n Ach yang tinggi memotivasi mereka untuk mengerahkan tenaga mereka dan rekan kerja serta bawahan mereka kea rah tujuan yang ditetapkan. Semua usaha dalam organisasi dipusatkan untuk mencapai tujuan utama organisasi.
6.Obyektivitas
Wiraswastawan objektif di dalam mengerahkan pemikiran dan aktifitas kewiraswastaannya dengan cara pragmatis. Wiraswastawan mengumpulkan fakta-fakta yang ada,mempelajarinya dan menentukan arah tindakan dengan cara yang praktis. Jika tidak ada fakta yang memadai untuk mendefinisikan situasi sepenuhnya,mereka meneruskan pekerjaan dengan rasa percaya dengan kemampuan mereka dalam mengatasi kendala yang bisa diramalkan terlebih dahulu.
7.Tanggung jawab pribadi
Wiraswastawan memikul tanggung jawab pribadi,mereka menetapkan tujuan sendiri dan memutuskan bagaimana mencapai tujuan tersebut dengan kemampuan mereka sendiri.
8.Kemampuan beradaptasi
Para wiraswastawan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Ketika wiraswastawan terhambat oleh kondisi yang berbeda dari yang mereka harapkan,mereka tidak menyerah namun menilai situasi secara objektif, merumuskan rencana-rencana baru yang dipercaya akan efektif pada lingkungan baru tersebut dan mengaktifkannya. Hal ini merupakan tantangan-tantangan yang harus dihadapi wiraswastawan.
9.Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator wiraswastawan
Mempunyai kemampuan mengorganisasi dan administrasi di dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan orang-orang berbakat untuk mencapai tujuan. Mereka menghargai kompetensi dan akan memilih para spesialis untuk mengerjakan tugas dengan efisien. Mereka cendrung tidak bekerja baik dalam hal-hal rutin dan akan melakukan pekerjaan dengan baik jika meninggalkan rutinitas kepada orang lain. Kekuatan mereka sebagai administrator terletak pada kemampuan mereka melihat ke depan dan mengantipasi kemungkinan masa depan.
D.Metode Analisa Diri Sendiri
Orang yang ingin memulai usaha baru hendaknya memperhitungkan kebutuhan,dorongan,dan aspirasi sebelum mengambil langkah-langkah penting. Kebutuhan disini adalah hal-hal yang akan membantu individu memutuskan apakah kepribadiaan mereka sesuai dengan peran kewiraswastaan.
Mc Clelland mengemukakan tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi,yaitu:
1)Kebutuhan untuk berprestasi(need for achievement),sering disebut dengan n Ach
2)Kebutuhan berafiliasi(need for affillation),sering disebut dengan n Afill
3)Kebutuhan untuk berkuasa(need for power),sering disebut dengan n Pow
Kebutuhan berafiliasi adalah kebutuhan untuk membentuk hubungan yang hangat dan bersahabat dengan orang lain,keinginan untuk diterima dan disukai.
Kebutuhan untuk berkuasa menguraikan keinginan untuk mengendalikan cara-cara mempengaruhi orang lain,keinginan untuk mendominasi,untuk meyakinkan orang lain tentang kebenaran dan superioritas orang lain
Analisa Prestasi Pribadi
Dua jenis pengalaman yang tidak bisa mereka lupakan adalah :
1.Pengalaman yang mereka ingat sangat memuaskan bagi diri mereka sendiri
2.Pengalaman yang sangat tidak memuaskan bagi mereka
Jika hal yang diingat dalam suatu pristiwa dipusatkan kepada kemenangan atas kekalahan atau pemecahan masalah yang sulit dengan kecerdasan sendiri, kebutuhan yang terpenuhi tersebut termasuk kategori n Ach
Jika kepuasan diperoleh dari mendamaikan pertikaian dalam kelompok kerja atau membangun hubungan kerja sama dengan rekan sebaya, kebutuhan yang terpenuhi tersebut termasuk dalam n Afill
Jika kepuasan diperoleh dari keberhasilan mendapatkan pengaruh dalam kelompok kerja melalui persuasi atau politik, maka keberhasilan tersebut bisa diklasifikasikan sebagai n Pow
Individu kita mengungkapkan data tambahan dengan menelaah pristiwa yang menimbulkan kekecewaan dalam karir mereka,,
Contoh:
-Hambatan di dalam menerima tanggung jawab untuk suatu tugas
-Kesulitan yang berasal dari ketidakadilan dari atasan kepada diri sendiri dan orang lain
-Atau rasa frustasi di dalam menggapai status yang lebih tinggi
Analisa data tersebut akan membantu menjelaskan jenis kebutuhan yang akan memotivasi individu. Kepuasan dengan pencapaian tujuan yang utama , standar yang tinggi dan kompetensi di dalam mencapai tujuan tersebut, merupakan indikasi yang jelas dari n Ach.
Menurut Frederick Hertzberg, n Ach adalah sumber dari dorongan motivasional yang ditunjukkan oleh kepribadiian kewiraswastaan manusia dengan kebutuhan untuk berprestasi yang tinggi akan didorong ke arah prilaku berprestasi. Ketika prilaku tersebut menimbulkan kesuksesan, mereka mengalami kepuasan yang besar dari prestasi tersebut.
E.Pengembangan n Ach
Menurut Mc Clelland untuk mengembangkan karakter n Ach melalui diklat khususs dipusatkan pada kursus indusif singkat selama 10-14 hari untuk mengembangkan n Ach individu.
-Tahap Pertama
Pelatihan membantu menyadarkan orang-orang pada potensi mereka untuk mendapatkan karakteristik kewiraswastaan. Mereka diminta untuk menulis rencana-rencana terteuntu bagi perusahaan pribadi untuk 2 tahun mendatang. Mereka diminta menulis secara mendetail rencana-rencana itu. Tentu untuk mencapai tujuan yang menerangkan kesulitan-kesulitan apa yang akan mereka hadapi, bagaimana mereka akan mengatasinya dan apa harapan mereka dan tanggapan emosional pribadi mereka yang mungkin akan terjadi pada berbagai tahapan proses. Individu dibimbing untuk reaktif, praktis dan spesifik dalam melakukan perencanaan. Mereka diminta untuk mengevaluasi kemajuan yang mereka capai di dalam memenuhi tujuan mereka setiap 6 bulan secara tertulis. Presedur ini akan mendorong mereka memusatkan diri pada tujuan dan memberikan umpan balik pada hasil kerja yang dianggap bernilai yang bisa digunakan mengarahkan usaha mereka kea rah prestasi.
-Tahap Kedua
Dipusatkan pada pengembangan sindrom prestasi. Individu diajar untuk berpikir,berbicara, bertindak, dan menyadari orang lain sebagai pribadi dengan n ach tinggi. Mereka diajar bagaiman menulis kisah-kisah yang menghasilkan n Ach tinggi melalui cara belajar bagaimana berpikir dengan standar yang tinggi, pencapaian inovasi dan menetapkan tujuan jangka panjang untuk berprestasi.
Mereka dilatih untuk mengambil resiko menengah dalam permainan dimana mereka bisa berhasil melalui ketrampilan mereka sendiri dan umpan balik tentang kinerja yang berkesinambungan. Melalui penggunaan bahasa prestasi, para peserta dibiasakan untuk berpikir dengan cara baru. Sikap mereka secara menyeluruh disesuaikan untuk melihat dunia dari sudut pandang pencapaian tujuan.
-Tahap Ketiga
Berhubungan dengan dukungan kognitif. Tujuannya untuk membantu orang-orang menghubungkan cara berpikir baru dengan asumsi mereka sebelumnya dan cara melihatnya. Peserta diberi dukungan untuk konsep baru dalam tiga bidang dasar ilmiah dan logis untuk mengkaitkan n Ach dengan keberhasilan kewiraswataan,cita diri mereka sendiri dan pengertian apa yang penting bagi mereka dalam hidup. Dasar rasional untuk menghubungkan n Ach dengan keberhasilan dari usaha baru disajikan melalui teori dan data riset. Peserta menelusuri swa-konsep mereka melalui pertemuan individu dan kelompok. Mereka berusaha menjawab masalah, apakah saya mempunyai n ach yang tinggi ?. Apakah saya mempunyai kebutuhan yang kuat seperti n Afill dan n Pow, yang akan sulit dan tidak menarik bagi saya untuk mengembangkan n Ach saya ? Individu-individu siap memutuskan apakah mereka siap dengan karir kewiraswastaan atau tidak.
Aspek terakhir pelatihan dipusatkan pada pemberiaan dukungan emosional peserta dalam usaha mereka untuk mengubah diri mereka sendiri. Mereka mengalami penegaasan(confirmation) dan pendasaran (essentiality)didalam hubungan yang membantu yang diberikan oleh pelatih dan rekan.
Penegasan secara tidak langsung menyatakan pengetahuan yang dialami oleh orang lain sebagaimana yang mereka alami sendiri,konfirmasi membenarkan swa persepsi mereka dan menguaatkan rasa percaya diri mereka. Pendasaran secara tidak langsung menyatakan bahwa individu mampu menggunakan kemampuan besar mereka dan mengemukakan kebutuhan besar mereka
Keseluruhan pola pelatihan pengmbangan n Ach menyesuaikan diri dengan satu cara terbaik untuk membantu individu meningkatkan tingkat kepercayaan ,penegasan dan pendasaran mereka yaitu tercapainya kembali bagi keberhasilan psikologis.
Menurut Chris Argyris,kondisi tersebut adalah:
Individu mampu mendefinisikan tujuan mereka sendiri
Tujuan-tujuan tersebut berhubungan kebutuhan,kemampuan dan nilai-nilai mereka
Individu mendefinisikan arah dari tujuan itu
Pencapaian tujuan tersebut mewakili tingkat aspirasi realistis bagi individu
F.Mamajemen Kewiraswastaan
Disamping n Ach yang bisa diajarkan untuk melakukan seorang wiraswastawan yaitu berupa pendekatan teoritis untuk mengikuti fikasi kesempatan bisnis,analisa resiko dan perolehan kompetisi manajerial
Indifikasi kesempatan-kesempatan
Kewiraswataan berputar di sekitar inovasi. Inovasi termasuk cara terbaru dan lebih baik dalam menjalani sesuatu da hal yang terbaru dan lebih bai dalam mengerjakan sesuatu tidak langsung berarti menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat untuk keinginan memenuhi keinginan dari masyarakat konsumen.
Analisa Resiko
Pribadi kewiraswastaan memilih resiko yang bisa diperhitungkan, yang bersifat menengah dan bisa dikendalikan. Resiko yang bisa diperhitungkan dalam bisnis adalah keputusan mengenai pengeluaran uang dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Dua pertanyaan penting yang bisa diajukan dalam menganalisa resiko bisnis adalah:
- Apakah ada kemungkinan berhasil
- Apakah hasil yang diperoleh memadai dengan resiko yang ada.

